Manfaat HAKI

Manfaat HAKI

Nah, bagi kamu yang sedang mencari manfaat HAKI, kamu berada dalam artikel yang tepat.

HAKI atau hak atas kekayaan intelektual adalah hak milik yang timbul dari kemampuan intelektual manusia. Karya intelektual tersebut dapat berasal dari bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra atau teknologi, dengan mengutip Pedoman Pengenalan Kekayaan Intelektual Administrasi Umum Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian.

Pengertian HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)

Manfaat HAKI

Di situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, undang-undang kekayaan intelektual Indonesia telah ada sejak tahun 1840-an. Pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan undang-undang pertama untuk melindungi kekayaan intelektual pada tahun 1844. Hukum Belanda yang berlaku pada saat itu antara lain:

  • UU Merek (1885)
  • UU Paten (1910)
  • UU Hak Cipta (1912)

Ketiga peraturan tersebut terus berubah dan direvisi seiring dengan perkembangan zaman. Revisi terakhir terjadi pada tahun 2001, ketika pemerintah Indonesia mengesahkan UU No. 20. Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Kedua undang-undang ini menggantikan undang-undang lama di bidang terkait.

Dalam hal perlindungan ha katas kekayaan intelektual (HAKI) di Indonesia, terdapat lembaga yang berwenang untuk mengelola HAKI. Lembaga ini adalah Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI) di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Sebagaimana disebutkan dalam situs Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Regional Medan, fungsi utama HAKI adalah untuk mendorong kreativitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Manfaat HAKI

  • Menurut “panduan Pengenalan HAKI” oleh Administrasi Umum Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, hak kekayaan intelektual bermanfaat bagi semua pihak, yaitu:
  • Bagi dunia usaha: Karya intelektual pihak lain, baik dalam maupun luar negeri, dilindungi dari penyalahgunaan atau gangguan. Jika perusahaan dilindungi secara hukum dalam bidang kekayaan intelektual, maka akan mendapatkan citra yang baik pula
  • Bagi inventor: menjamin kepastian hukum bagi individu atau kelompok dan menghindari kerugian akibat pemalsuan atau penipuan oleh orang lain.
  • Untuk Pemerintah: Pemerintah yang menerapkannya akan mendapatkan profil positif di tingkat WTO (World Trade Organization) atau Organisasi Perdagangan Dunia. Selain itu, ada perolehan devisa dari pendaftaran kekayaan intelektual.
  • Kepastian hukum untuk pemegang hak dalam melakukan usaha tanpa ada gangguna oleh pihak lain.
  • Pemegang hak dapat memberi izin kepada pihak lain.

Jenis-Jenis HAKI

Manfaat HAKI

Sesudah kita mengetahui manfaat HAKI, ada baiknya kita ketahui juga jeni-jenis HAKI

Seperti yang dijelaskan di situs Kementerian Perdagangan (Kemendag), ada dua jenis hak kekayaan intelektual, yaitu hak cipta dan kekayaan industri.

  • Hak Cipta: Hak eksklusif pencipta atau penerima untuk mempublikasikan atau memperbanyak karyanya atau memberikan izin tanpa mengurangi batasan hukum yang berlaku.
  • Hak kekayaan industri:

– Paten

– Merek

– Desain industri

– Varietas tanaman

– Rahasia dagang

– Desain tata letak sirkuit terpadu

Definisi Hak atas Kekayaan Intelektual

Sesudah kita mengetahui manfaat HAKI, ada baiknya kita ketahui juga definisi hak atas kekayaan intelektual.

Pengertian Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) secara sederhana dapat dipahami sebagai hak yang berasal dari hasil kegiatan intelektual manusia, dengan manfaat ekonomi.

Dan hak ini dapat disebut dengan hak yang eksklusif kerena cuman diberikan khusus kepada kelompok atau orang yang menciptakan karya cipta terkait.

Dengan melalui haki ini, orang lain tidak bisa memanfaatkan secara ekonomi karya cipta milik orang lain tanpa seizin dari penciptanya.

Dari pengertian di atas bisa, ditarik kesimpulan jika objek hak atas kekayaan intelektual (HAKI) adalah ciptaan atau karya yang dihasilkan dari kemampuan atau pemikiran intelektual manusia

Fungsi Dan Tujuan HKI

Manfaat HAKI

sesudah kita mengetahui manfaat HAKI, ada baiknya kita ketahui juga fungsi dan tujuannya

Mengutip dari Talent.co, tujuan utama Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sebenarnya adalah untuk melindungi hak-hak pemilik ciptaan atau pencipta ciptaan. Menurut dslalawfirm (Kekayaan Intelektual), pentingnya kekayaan intelektual bagi perusahaan kamu meliputi:

1. Sebagai Perlindungan Hukum Terhadap Pencipta Dan Karya Ciptanya

Jika perusahaan kamu telah mendaftarkan karya apa pun dalam hak atas kekayaan intelektual (HAKI), karya tersebut akan dilindungi oleh hukum. Dengan ini, kamu sebagai pemilik karya pasti akan lebih tenang dan aman dalam memanfaatkan nilai ekonomi dari karya berhak cipta tanpa takut melanggar hukum.

2. Sebagai Bentuk Antisipasi Pelanggaran HAKI

Manfaat kedua adalah sebagai bentuk antisipasi terjadinya pelanggaran kekayaan intelektual. Jika suatu saat Anda harus melawan seseorang secara ilegal menggunakan karya Anda, pendaftaran hak cipta atas kekayaan intelektual akan memberi Anda dasar yang kuat sehingga jika orang-orang ini ingin menjiplak karya Anda, mereka akan berpikir dua kali.

3. Kompetisi Dan Memperluas Pangsa Pasar

Meningkatkan persaingan antar sesama pengusaha. Dengan HAKI, banyak pengusaha akan terdorong untuk bekerja dan berinovasi, sehingga meningkatkan persaingan. Hal ini secara tidak langsung akan mengadu domba perusahaan satu sama lain untuk menghasilkan karya terbaik.

Kesimpulan

Nah, mungkin hanya itu yang dapat kami sampaikan mengenai manfaat HAKI, semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi teman-teman. Terimakasih!